ochi

ochi

Sabtu, 29 Desember 2012

KOMUNIKASI DATA




Nama : Rosi Dinda Patmala
NIM : 1114466915
Kode Kelas : SI152I (Komunikasi Data)
Tugas Mandiri





komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet
Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
Melalui Infrastruktur Terestrial 
Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).
Melalui Satelit 
Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.
Isu Utama dalam Komunikasi Data
(http://vadjriedownlaodernew.blogspot.com)Isu utama dalam komunikasi data melalui sebuah jaringan baik melalui infrastruktur teresterial ataupun melalui satelit antara lain adalah:
  1. Keterbatasan bandwith, dapat diatasi dengan penambahan bandwith.
  2. Memiliki Round Trip Time (RTT) yang terlalu besar, dioptimalkan dengan adanya TCP Optimizer untuk mengurangi RTT.
  3. Adanya delay propagasi untuk akses via satelit, membangun infrastruktur terestrial jika mungkin.
  • Data : Informasi yang disajikan oleh isyarat digital biner (bentuk “0” dan “1”).
  • Komunikasi : Pertukaran data antara dua perangkat melalui media transmisi tertentu (misalnya kabel). Untuk data yang menggunakan komputer, pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik, biasanya disebut dengan istilah komunikasi data. 
  • Komunikasi Data : Merupakan bentuk komunikasi yang secara khusus berkaitan dengan transmisi atau pemindahan data antara komputer-komputer, komputer dengan piranti-piranti yang lain dalam bentuk data digital yang dikirimkan melalui media Komunikasi Data.
Komunikasi Data saat ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, karena telah diterapkan dalam berbagai bentuk aplikasi misal: komunikasi antar komputer yang populer dengan istilah internet, Handphone ke komputer, Handphone ke Handphone, komputer atau handphone keperangkat lain misal: printer, fax, telpon, camera video dll.

PENGERTIAN FUNGSI DAN TUJUAN KOMUNIKASI DATA
  1. Efisiensi pengiriman data dlm jmlh besar (tanpa kesalahan dan ekonomis)
  2. Memungkinkan penggunaan sistem komputer & peralatan pendukungnya dr jauh (remote computer use)
  3. Sistem komunikasi data memungkinkan orang dan bisnis yang mempunyai lokasi geografi berlainan dapat saling berkomunikasi.
  4. Mendukung manajemen dlm hal kontrol krn memungkinkan penggunaan sistem komputer secara terpusat maupun tersebar
  5. Memungkinkan kemungkinan pengelolaan data dan pengaturan data yg ada dlm berbagai macam sistem komputer
  6. Mengurangi waktu untuk pengolahan data
  7. Mendapat data langsung dari sumbernya atau memperoleh data bisnis selagi data tersebutdibuat (online)
  8. Mempercepat penyebaran informasi
Komunikasi data sebenarnya sudah sangat sering dilakukan dalam aktifitas sehari-hari, baik dalam lingkup global seperti internet maupun dalam lingkup lokal (LAN). Sebagai ilustrasi, pada saat suatu message dikirimkan dari suatu komputer dan kemudian diterima oleh komputer lainnya, pada saat itulah terjadi komunikasi di antara kedua buah komputer tersebut.
Komunikasi yang terjadi di antara kedua alat di atas, dibentuk oleh komponen-komponen yang membentuk suatu sistem yaitu sistem komunikasi data. Secara garis besar, terdapat lima jenis komponen yang saling berinteraksi membentuk sistem komunikasi data tersebut yaitu: message, sender, receiver, medium, dan protocol.
  • komponen sistem komunikasi datamessage. sulit mencari padanan kata message dalam bahasa Indonesia. Untuk mudahnya, suatu message bisa dikatakan sebagai data atau informasi yang akan dikomunikasikan (dikirim dan diterima). Message ini bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
  • sender. sender adalah suatu alat yang digunakan untuk mengirimkan message. Alat ini tidak hanya komputer, bisa juga alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
  • receiver. sama dengan sender, bedanya receiver berfungsi sebagai alat yang dituju untuk meneri message yang dikirim dari sender.
  • medium. medium adalah media transmisi yang bisa dikatakan sebagai "perantara" untuk mengantarkan message dari sender ke receiver. Media transmisi ini bisa saja berupa kabel (twisted pair, coaxial, fiber-optic), laser, atau gelombang radio.
  • protocol. protocol adalah sekumpulan aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju. Untuk mudahnya protocol bisa dianggap sebagai bahasa komunikasi, seseorang yang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa tidak akan bisa dimengerti oleh orang lain yang hanya bisa berbahasa cina.
Menurut Wikipedia, Komunikasi Data adalah proses pengiriman data / informasi dari dua / lebih device (komputer, smartphone, handphone, dll) yang terhubung dalam suatu jaringan.
Dapat juga diartikan sebagai upaya untuk bertukar pesan antara pengirim & penerima informasi.

Blok Diagram Komunikasi Data :
Sumber -> Pengirim -> Sistem Transmisi -> Penerima -> Tujuan

Metoda Komunikasi :
1. Simplex, yaitu komunikasi satu arah, pengirim hanya bisa mengirim pesan ke penerima dan tidak dapat menerima pesan && penerima hanya dapat menerima pesan dari pengirim dan tidak dapat mengirim pesan (Contoh : Radio, Televisi, dll)
2. Half-Duplex, yaitu komunikasi dua arah, pengirim dan penerima masing – masing dapat mengirim dan menerima pesan tetapi secara bergantian (Contoh : Walkie Talkie, Chatting, dll)
3. Full-Duplex, yaitu komunikasi dua arah seperti Half-Duplex, tetapi penerima dan pengirim dapat mengirim dan menerima pesan secara bersamaan dalam satu waktu (Contoh : Telepon, Video Call, dll)

Klasifikasi Komunikasi berdasarkan Informasi yang dikirim dan diterima :
1. Komunikasi Audio, yaitu jenis komunikasi yang hanya memungkinkan mengirim dan menerima informasi dalam bentuk suara (Contoh : Radio, Voice Mail, dll)
2. Komunikasi Video, yaitu jenis komunikasi yang memungkinkan mengirim dan menerima informasi dalam bentuk gambar (Contoh : Big Screen yang menampilkan iklan di kota – kota, dll)
3. Komunikasi Audio & Video, yaitu komunikasi yang memungkinkan mengirim dan menerima informasi dalam bentuk suara dan gambar sekaligus (Contoh : Televisi, Video Call, dll)
4. Komunikasi Data, yaitu komunikasi yang mana informasi yang dikirimkan dan diterima berupa data digital (Contoh : Aplikasi Internetworking pada jaringan komputer)

Jenis – jenis Komunikasi Data : 
1. Terestrial, menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya
2. Satelit, menggunakan satelit sebagai aksesnya

Menurut salah satu blog, hal wajib yang harus ada dalam sebuah komunikasi data adalah :
1. Receiver / Penerima, penerima data / informasi yang dikirim oleh sender
2. Sender / Pengirim, pengirim data / informasi yang selanjutnya akan diterima oleh receiver
3. Message / Pesan, data yang dikirim oleh sender
4. Media Transmisi, media yang dibutuhkan oleh data / informasi yang dikirim oleh sender agar sampai ke receiver (Contoh : Kabel, udara, dll)
5. Protocol, aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih device agar dapat berkomunikasi (Contoh : IEEE 802.11 standar yang digunakan untuk jaringan local menggunakan wireless)
Tempat Saling Berbagi

Jenis proses pada sistem komputerisasi mengacu pada komunikasi data


MODEL KOMUNIKASI DATA
Berdasarkan bentuk-bentuk penerapannya, sistem komunikasi data dapat berupa Off-line Communication System dan On-line Communication System.
Sistem Komunikasi Off-Line
Offline Communication System adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolah data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses ke CPU (Central Processing Unit).
Sistem Komunikasi On-Line
Online Communication System dapat berbentuk :
• Realtime system
• Batch processing system
• Timesharing system
• Distributed data processing system
Realtime System
Sistem Real Time merupakan suatu sistem pengolahan data yang membutuhkan tingkat transaksi dengan kecepatan tinggi. Hal ini mengingat bahwa kebutuhan transaksi harus diperoleh pada saat yang sama, sebagai bagian dari pengendalian sistem secara keseluruhan. Sistem ini memungkinkan untuk mengirimkan data ke komputer pusat, diproses di komputer pusat seketika pada saat diterima dan kemudian mengirimkan kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga.
Pada sistem Real Time, pengolahan data harus berpusat pada CPU yang relatif besar karena sistem ini didukung dengan sistem operasi yang rumit dan sistem aplikasi yang panjang dan kompleks. Hal itu juga mengingat diperlukannya memori penyimpanan yang cukup besar untuk menampung antrian data pesan-pesan dari terminal.
Kemudian file induk atau master file harus diupdate dan harus tersedia setiap saat jika
dipergunakan sehingga diperlukan sentralisasi dalam pengorganisasian file agar sistem bisa lebih efektif dan efisien. Disamping itu, mengingat file-file tersebut harus selalu siap sedia setiap saat jika dibutuhkan dalam pengolahan data, maka file-file tersebut harus disimpan pada input output device yang bisa diakses secara langsung.
Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat. Penggunaan sistem ini memerlukan suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemrograman, hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan sebagai database adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolah secara direct access (akses langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini menggunakan kemampuan multiprogramming, untuk melayani berbagai macam keperluan dalam satu waktu yang sama.
Batch Processing System
Batch Processing System merupakan teknik pengolahan data dengan menumpuk data terlebih dahulu dan diatur pengelompokan data tersebut dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Jadi pada dasarnya, sistem ini akan memproses suatu data setelah data itu terkumpul atau tertumpuk telebih dahulu. Setiap batch ditandai dengan identitas tertentu serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Sistem tumpuk ini merupakan system pengolahan data yang paling tua meskipun juga paling populer dibanding dengan sistem yang lainnya.
Dalam sistem batch ini, setumpuk dokumen dikumpulkan dan dirubah ke dalam file-file input yang bisa terbaca komputer. File input tersebut kemudian diproses oleh Central Processing Unit (CPU) untuk menghasilkan file-file output baik dalam bentuk hard copy, maupun file dalam media peyimpanan eksternal lainnya.
Pendekatan sistem ini diterapkan untuk aplikasi yang memiliki jumlah data besar sehingga diperlukan pemeriksaan pendahuluan yang cermat sebelum data diolah. Model ini juga diterapkan dalam sistem informasi yang tidak memerlukan akses secara langsung dari waktu ke waktu melainkan adalah tingkat periode.

Time Sharing System
Time Sharing System adalah suatu teknik penggunaan online sistem oleh beberapa pemakai. Disebabkan waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat input/output tidak dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian.
Distributed Data Processing System
Distributed Data Processing System merupakan bentuk yangsering digunakan sekarang sebagai perkembangan time sharing system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. Distributed Data Processing System dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan setiap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.

REFERENSI

Komunikasi Data



komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet
II.     Jaringan Komunikasi Data terdiri atas :
1.      Hardware (perangkat keras) :
·         Terminal, Cluster Control Unit, Modem, Multiplexer, satu atau lebih Front-End Processor.
·         Terminal Khusus
·         Satu atau lebih Host Computer, Channel.
  1. Software (perangkat lunak) :
Berada didalam Host dan Front-End Processor.

Model Dasar Komunikasi Data
Ø  Elemen dasar komunikasi : Sender (pengirim pesan), Receiver (penerima pesan), Coder (berupa suara atau kotak), Decoder (berupa telinga atau otak), Channel (saluran).

Ø  Komunikasi Data berbasis komputer
·         Komunikasi data adalah perpindahan data yang berkode dan informasi dari satu      tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan tenaga listrik atau elektromagnetik, kabel fiber optik, atau signal microwave.
Ø  Cicuit atau Line adalah fasilitas transmisi yang menggunakan satu atau lebih channel. Contoh : Standar telepon Line dapat menggunakan 24 channel.
Ø  Modem (Modulator-Demodulator)
Ø  Data yang ditampilkan oleh sistem komputer berbentuk digital
Ø  Sedangkan data yang disalurkan lewat peralatan telepon berbentuk analog dengan penyajian karakter melalui gelombang electrical dengan berbagai frekuensi.
Ø  Tipe Datacom Network
Jenis-jenis jaringan : 
a.       Jaringan WAN (Wide Area Network)
Jaringan luas meliputi area geografis yang luas dengan beragam fasilitas komunikasi, seperti : jasa telepon jarak jauh, transmisi satelit dan kabel bawah laut.
Contoh penggunaan WAN :
·         Interstate Banking Network
·         Sistem Airline Reservation
b.      Jaringan LAN (Local Area Network)
Jaringan setempat meliputi area terbatas.
LAN memungkinkan beberapa pemakai berbagi perangkat lunak (software). Data dan peralatan (device) yang sama.
Dalam suatu LAN, semua perangkat keras dan sirkuit dimiliki oleh perusahaan, tetapi dalam WAN, saluran di sediakan oleh perusahaan penyedia jasa komunikasi (common carier). Perusahaan penyedia jasa komunikasi menyediakan beragam produk dan jasa. Produk yang merevolusi cara komunikasi data dan informasi adalah integrated service digital network atau ISDN.
c.       Jaringan MAN
Jaringan metropolitan, jaringan meliputi keseluruhan suatu kota.
Ø    Hardware Komunikasi Data
Ø    Terminal terdiri dari :
·         Keyboard terminal
·         Push-bottom Telephone
·         Point of Sales (POS) Terminal
·         Data Collection Terminal
·         Remote Job Entry Terminal
·         Special Porpuse Terminal.
·         Terminal Keyboard
·         Telepon tombol
·         Terminal titik penjualan (point of sale)-POS
·         Terminal Pengumpulan Data
·         Modem
Medium Access Control Methods
2 teknik yang diadopsi untuk  penggunaan berbagai dokumen standar :
Ô Carrier-Sense Multiple-Access  With Collison Detection (CSMA/CD untuk jaringan Bus.
Ô     Control Token untuk jaringan bus ataupun jaringan cicin (ring).
Ô Metode aksess berdasarkan pada Slotter-Ring juga dipergunakan  dengan jaringan cincin.
CSMA/CD.
Ô     Semua DTE disambungkan langsung dengan kabel yang sama (jaringan bus) kabel dikatakan beroperasi dalam mode Multiple Access. Lihat gambar 2.5. Skema CSMA/CD collision.

Ô     Cara lain akses pengontrolan dengan medium transmisi yang saling berbagi adalah dengan control (permission) Token. Token dilakukan dari satu DTE ke DTE lainnya.
Ô     Ada seperangkat aturan yang terdefinisi yang dimengerti dan diterima oleh semua DTE yang tersambung dengan medium transmisinya.

a. Keamanan Jaringan
Menggunakan sistem perangkat lunak khusus yang dikenal sebagai sistem pemantau keamanan. Seperti Unicenter TNG è mengenali akses yang tidak berotorisasi yang masuk kedalam sistem.
  • Enkripsi
  • Defiisi
contoh: RSA (Rivest-Shamir-Adleman), PGP (Pretty Good Privacy)
  • Fire Wall
  • Definisi
b. Penjagaan Secara Fisik
Melindungi pusat komputer dan area kerja pemakai dengan diberlakukannya penggunaan tanda pengenal, kunci elektonik, alat pendeteksi maling, monitor pengawas dan sistem pen-deteksi lainnya.
c. Pengawasan Menggunakan
Teknik Biometric Sistem è sistem komputer yang memeriksa bagian dari tubuh manusia.
  • Scanner Retina
  • Signature Dynamic
  • Keystroke Dynamic
  • Hand Geometry
  • Voice Recognition
  • Neural Network Technology
d.   Pengawasan Kerusakan
Pada Komputer Pengawasan ini akan mencegah kerusakan komputer atau  mengurangi dampaknya, seperti
kehilangan daya, komponen elektonik yang rusak, komunikasi pada jaringan bermasalah, perangkat lunak tidak dapat bekerja semestinya, virus komputer, kesalahan pada operator komputer dan peng-rusakan peralatan elektronik.

3. Pengawasan Prosedural
Metode è menentukan bagaimana organisasi komputer dan sumberdaya jaringan dapat dijalankan dengan keamanan maksimal.

a. Penanggulangan Bencana
Membangun prosedur penanggulangan bencana dan memformulasikannya dalam rencana pengenanggulangan bencana.
Bekerja sama dengan perusahaan lain sebagai alternatif penggunaan fasilitas seperti lokasi penanggulangan bencana (disaster recovery site) dan penyimpanan duplikasi kasanah data organisasi pada lokasi yang berbeda merupakan bagian dari penanggulangan bencana yang efektif.
b. Pengawasan Kemampuan Komputasi
Pemakai Banyak pemakai membangun aplikasi yang sangat berguna bagi fungsi bisnis. Terkadang hanya menjadi sistem produktifitas pri badi, aplikasi ini akan membantu pencapaian dari
aktifitas bisnis yang penting bagi kelangsungan perusahaan.


4. Dan adanya Audit Sistim Informasi
Proses audit melakukan tinjauan dan evaluasi terhadap pengawasan sistem informasi, pengawasan prosedur, pengawasan fasilitas dan manajemen pengawasan lainnya yang dikembangkan dan diimplementasikan apakah sudah mencukupi dan pantas. Ada dua pendekatan yang men-dasar untuk audit sistem informasi yakni:

a. Auditing Around The Computer System
Meliputi verifikasi ketepatan dan kebenaran dari data yang dimasukan dan data yang dihasilkan tanpa melakukan evaluasi pada perangkat lunak yang memproses data.
b. Auditing Through The Computer System
Meliputi verifikasi ketepatan dan integritas dari perangkat lunak yang memproses data, dan juga pada data yang dimasukan dan data yang dihasilkan oleh sistem komputer dan jaringan.

·         Banyak LAN menggunakan sistem otomatisasi backup pada waktu yang telah ditetapkan. Sistem backup automatis è banyaknya data yang tersimpan di dalam jaringan, dengan sistem tersebut dapat dimungkinkan backup pada lalulintas jaringan tidak tinggi.
·         Ada beberapa tipe system otomatisasi backup; sistem RAID yang mana menyimpan backup data ke dalam beberapa hardisk.
·         Beberapa jaringan menggunakan server khusus untuk mengambil dan menyimpan data. Tape backup ada media yang banyak digunakan untuk menyimpan backup data.
·         Kelebihan menggunakan backup tape, dapat disimpan secara off-site yaitu pada lokasi yang berbeda / berjauhan.
Off-site sangat efektif dan merupakan suatu strategi untuk menghindari kebocoran pada pipa air juga kebakaran
I. WIDE AREA NETWORK
1.      Jaringan yang berkait dengan LAN (DTE-DTE) yang berlokasi pada tempat yang berbeda dan tersebar.
2.      Termasuk public data networks dan enterprisewide private data networks.

II. Karakteristik Jaringan Data Public.
1.      Kebanyakan penggunaan WAN Standard, dan  dikembangkan  oleh  PTT dan jaringan data Public-Carrier.
2.      Public data networks (PDN) adalah jaringan yang ditempatkan dan dioperasikan oleh otoritas administrasi jaringan nasional terutama untuk transmisi data.
3.      Kebutuhan  utama untuk PDN adalah :
A.    Fasilitas interworking peralatan dari manufacturer yang berbeda.
B.     Membutuhkan persetujuan standar untuk mengakses dan menggunakan jaringan ini.

C.     Perangkat standar internasional yang disetujui oleh ITU-T untuk penggunaan dengan batasan PDN
D.    Rekomendasi X-Series  dan I-Series termasuk standar untuk user data signaling rates dan user interfaces dengan jaringan ini.

III. Dua jenis utama dari PDN
1. Packet Switched (PSPDN) dan
2. Circuit Switched (CSPDN).

IV. Standarisasi
·         Standar untuk masing-masing jaringan sesuai dengan tiga lapisan terendah dari model  referensi  ISO. Dan fungsi dari masing-masing lapisan ini diperlihatkan dalam gambar 4.1.
·         Karakteristik lapisan bergantung jaringan pada model referensi ISO è dibuat transparent kelapisan protokol yang lebih tinggi oleh transport layer yang telah menghadirkan pelayanan transport pesan è bergantung jaringan seperti terlihat dalam gambar 4.1.

V. Packet  Switching dan Circuit  Switching
·         Digital Circuit Switching  Network  è penyambungan yang hanya berupa  lintasan dengan rate data yang tetap.
·         Rate tersebut è digunakan oleh kedua Subscriber untuk transmisi dan penerima.
·         Sebaliknya è packet  Switched network, kedua subscriber yang saling berkomunikasi dapat beroperasi pada  data rates yang berbeda, karena interface kejaringan diatur terpisah oleh masing-masing peralatan subscriber.
·         Tidak ada sambungan fisis yang ditempatkan melalui jaringan dengan jaringan bersakelar paket.
·         Semua data è Ditransmisi dibawa bersama dalam satu atau lebih unit pesan, yang  disebut Packet.
·         Paket è termasuk sumber dan pengamatan jaringan DTE yang dituju.
·         Paket èmelakukan Bit seri oleh sumber DTE ke Local Packet Switching Exchange (PSE) nya.
·         Masing-masing PSE terdiri atas Routing Directory yang menspesifikasi link yang muncul (lintasan transmisi) untuk digunakan untuk masing-masing alamat jaringan.
·         PSE mengirimkan paket kepada link yang berdekatan pada Bit rate maksimum yang tersedia.
·         Mode kerja ini disebut sebagai Packet Store-And Forward.  Jelasnya terlihat pada gambar 4.2.
·         Gambar 4.2. adalah Skema  Packet Switching

VI. Beda CSPDN terhadap PSPDN
·         Jaringan tidak menggunakan segala sesuatu kesalahan atau kontrol alir pada data  yang ditransmisi.
·         Hal ini harus dilakukan oleh User.





cara memasang jilbab